Skip to main content

Sejarah Mandiri Pro Nusantara

PT Mandiri Pro Nusantara


Berawal dari sebuah keresahan sederhana di pelosok kampung yang belum tersentuh listrik, lahirlah sebuah mimpi besar yang kini tumbuh menjadi perusahaan energi terbarukan nasional.


Pendiri PT Mandiri Pro Nusantara, Harianto Albarr, mulai mengenal dan mencintai dunia kelistrikan sejak tahun 2008. Saat itu, beliau masih berstatus mahasiswa di sebuah universitas di Makassar. Kondisi kampung halaman yang belum memiliki akses listrik menjadi titik awal perjalanan panjang yang penuh perjuangan dan inovasi.


Dengan belajar secara autodidak, beliau mulai merancang pembangkit listrik tenaga kincir air sederhana. Berbekal keterbatasan alat, pengetahuan, dan material, akhir tahun 2008 berhasil dibangun pembangkit listrik pertama berkapasitas 1000 watt yang mampu menerangi empat rumah warga.


Bagi sebagian orang, itu mungkin kecil. Namun bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dalam gelap, cahaya tersebut menjadi simbol harapan baru.


Perjalanan itu tidak berhenti di sana. Dari waktu ke waktu, teknologi terus dikembangkan. Material kayu mulai digantikan dengan plat besi yang lebih kokoh, kapasitas listrik terus ditingkatkan, dan sistem pembangkit semakin disempurnakan.


Pada tahun 2012, Harianto Albarr mulai mempelajari secara serius teknologi turbin dan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Hasilnya membanggakan. Berbagai turbin dan sistem pembangkit berhasil dibangun untuk membantu masyarakat di daerah terpencil mendapatkan akses energi.


Dari semangat pengabdian inilah lahir PT Mandiri Pro Nusantara, sebuah perusahaan yang dibangun dengan visi besar untuk menghadirkan energi hingga ke pelosok negeri.


Dengan tagline:


“ Menerangi Hingga Pelosok Negeri ”


PT Mandiri Pro Nusantara terus tumbuh menjadi mitra pembangunan energi di berbagai daerah Indonesia. Berbagai kerja sama mulai terjalin, baik dengan masyarakat, sektor swasta, instansi, maupun pemerintah.


Proyek demi proyek berkembang luas dari Sulawesi hingga berbagai wilayah Indonesia seperti Maluku, Papua, Kalimantan, dan Sumatera. Setiap pembangkit yang dibangun bukan sekadar menghadirkan listrik, tetapi juga membuka akses pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan harapan hidup yang lebih baik bagi masyarakat.


Tahun 2022 menjadi tonggak penting perjalanan perusahaan ketika kantor pusat dipindahkan dari Makassar ke Jakarta. Langkah ini menjadi awal transformasi besar perusahaan menuju pengembangan energi baru terbarukan yang lebih luas dan modern.


Tidak hanya fokus pada hidro, PT Mandiri Pro Nusantara mulai mengembangkan sektor Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program Energi Baru Terbarukan (EBT) pemerintah Indonesia.


Memasuki tahun 2025, perusahaan mengambil langkah strategis terbesar dalam sejarahnya dengan bertransformasi menjadi perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) berbasis Energi Baru Terbarukan. Transformasi ini menjadi bukti keseriusan perusahaan untuk tumbuh sebagai pemain energi hijau yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.


Hari ini, PT Mandiri Pro Nusantara terus bergerak dengan satu keyakinan:


Bahwa energi bukan hanya tentang listrik, tetapi tentang masa depan, kemandirian, dan kehidupan yang lebih baik.


Dengan semangat inovasi, keberlanjutan, dan pengabdian untuk negeri, kami berkomitmen menghadirkan solusi energi hijau bagi Indonesia dan dunia.

Our Core Values

Keberlanjutan

Kami memprioritaskan praktek energi terbarukan berkelanjutan untuk menjaga lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang

Inovasi

Mendorong inovasi dalam energi terbarukan untuk menciptakan solusi dan efisiensi

Dampak Komunitas

Mendorong dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui program pemberdayaan sosial

Layanan Kami

Mengenalkan

Kami mengenalkan fasilitas pembangkit listrik dengan sistem energi terbarukan

Konstruksi

Tim kami berspesialisasi dalam pembangunan pembangkit listrik energi terbarukan yang efektif dan ramah lingkungan

Operasi

Kami mengelola dan mengoperasikan pembangkit listrik energi terbarukan untuk kebutuhan umum dan industri

Maintenance

.

Project Management

.

Stakeholder Engagement

.